Saturday, 18 October 2014

Pengertian dan Konsep Metode Harga Pokok Pesanan


Pengertian dan Konsep Metode Harga Pokok Pesanan

A. Pengertian dan Konsep Metode Harga Pokok Pesanan
Metode harga pokok pesanan adalah suatu metode pengumpulan biaya produksi untuk menentukan harga pokok produk pada perusahaan yang menghasilkan produk atas dasar pesanan. Tujuan dari penggunaan metode harga pokok pesanan adalah untuk menentukan harga pokok produk dari setiap pesanan baik harga pokok secara keseluruhan dari tiap-tiap pesanan maupun untuk per satuan.
Dalam metode ini biaya-biaya produksi dikumpulkan untuk pesanan tertentu dan harga pokok produksi per satuan dihitung dengan cara membagi total biaya produksi untuk pesanan tersebut dengan jumlah satuan produk dalam pesanan yang bersangkutan. Pada pengumpulan harga pokok pesanan dimana biaya yang dikumpulkan untuk setiap pesanan/kontrak/jasa secara terpisah dan setiap pesanan dapat dipisahkan identitasnya. Atau dalam pengertian yang lain, penentuan harga pokok pesanan adalah suatu sistem akuntansi yang menelusuri biaya pada unit individual atau pekerjaan, kontrak atau tumpukan produk yang spesifik.

B. Karakteristik Biaya Pesanan
-Sifat produksinya terputus-putus tergantung pada pesanan yang diterima
-Bentuk produk tergantung dari spesifikasi pemesan
-Pengumpulan biaya produksi dilakukan pada kartu biaya pesanan, yang memuat rincian untuk masing-masing pesanan.
-Total biaya produksi dikalkulasi setelah pesanan selesai
- Biaya produksi epr unit dihitung, dengan membagi total biaya produksi dengan total unit yang dipesan.
-Akumulasi biaya umumnya menggunakan biaya normal
-Produk yang sudah selesai langsung diserahkan pada pemesan.

C. Kartu Biaya Pesanan
Kartu biaya pesanan adalah dokumen dasar dalam penentuan biaya pesanan yang mengakumulasi biaya-biaya untuk setiap pesanan. Karena biaya diakumulasi setiap batch atau loy dalam sistem biaya pesanan menunjukkan bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung serta biaya overhead pabrik yang dibebankan untuk suatu pesanan. File kartu biaya pesanan yang belum selesai dapat berfungsi sebagai buku besar tambahan untuk persediaan dalam proses
·      Syarat penggunaan Metode Harga Pokok Pesanan:
1.    Masing-masing pesanan, pekerjaan, atau produk dapat dipisahkan identitasnya secara jelas dan perlu dilakukan penentuan harga pokok pesanan secara individual.
2.    Biaya produksi harus dipisahkan ke dalam dua golongan, yaitu: biaya langsung (BBB & BTKL) dan biaya tak langsung (selain BBB & BTKL).
3.    BBB dan BTKL dibebankan secara langsung terhadap pesanan yang bersangkutan, sedangkan BOP dibebankan kpd pesanan atas dasar tarif yang ditentukan di muka.
4.    Harga pokok setiap pesanan ditentukan pada saat pesanan selesai.
Harga pokok per satuan produk dihitung dengan cara membagi jumlah biaya produksi yang dibebankan pada pesanan tertentu dengan jumlah satuan produk dalam pesanan yang bersangkutan.
5.    Untuk mengumpulkan biaya produksi tiap pesanan digunakan Kartu Harga Pokok (Job Cost Sheet), yang merupakan rekening/buku pembantu bagi rekening kontrol Barang Dalam Proses.

D. Pengumpulan Biaya Produksi dalam Metode Harga Pokok Pesanan
1) Pencatatan Biaya Bahan Baku (BBB)
Dibagi dua prosedur, yaitu:
1.      Prosedur pencatatan pembelian bahan baku.
2.      Prosedur pencatatan pemakaian bahan baku, menggunakan metode mutasi persediaan (perpetual). Dalam setiap pemakaian bahan baku harus diketahui pesanan mana yang memerlukannya.

2) Pencatatan Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTKL)
Diperlukan pengumpulan dua macam jam kerja, yaitu :
1.       Jam kerja total selama periode kerja tertentu.
2.       Jam kerja yang digunakan untuk mengerjakan setiap pesanan.
Perusahaan harus menyelenggarakan kartu hadir masing-masing karyawan, untuk mengumpulkan informasi jam kerja total selama periode kerja tertentu, untuk pembuatan Daftar Upah. Disamping itu, perusahaan harus mencatat penggunaan jam kerja masing2 karyawan untuk mengerjakan pesanan. (Masing2 karyawan dibuatkan Kartu Jam Kerja / Job Time Ticket)

3) Pencatatan Biaya Overhead Pabrik (BOP)
BOP dikelompokkan menjadi beberapa golongan, yaitu :
· Biaya Bahan Penolong
· Biaya reparasi dan pemeliharaan, berupa pemakaian persediaan spareparts dan persediaan supplies pabrik
· Biaya tenaga kerja tak langsung
· Biaya yang timbul sebagai akibat penilaian terhadap aktiva tetap (contoh: biaya penyusutan aktiva tetap)ΓΌ
·  Biaya yang timbul sebagai akibat berlalunya waktu (contoh: terpakainya asuransi dibayar di muka)
· Biaya overhead pabrik lain yang secara langsung memerlukan pengeluaran tunai (contoh: biaya reparasi mesain pabrik, biaya listrik)
· BOP dalam metode harga pokok pesanan harus dibebankan kepada setiap pesanan berdasarkan tarif yang ditentukan di muka.

E. Perbedaan Antara Akuntansi Perusahaan Manufaktur Dan Akuntansi Perusahaan Dagang
Akuntansi perusahaan manufaktur dan akuntansi perusahaan dagang berbeda dalam hal rekening-rekening yang disajikan dalam laporan keuangan, yaitu neraca dan laporan laba-rugi. Disamping itu dalam perusahaan manufaktur harus membuat laporan biaya produksi. Perbedaan keduanya diuraikan sebagai berikut:
Di dalam neraca perusahaan dagang, hanya terdapat satu rekening persediaan barang, yaitu Persediaan barang dagangan, sedangkan rekening persediaan dalam neraca perusahaan manufaktur meliputi persediaan bahan baku, persediaan bahan penolong, persediaan barang dalam proses, persediaan barang jadi dan persediaan suplai perlengkapan pabrik.
Perbedaan dalam laporan laba rugi
Perbedaan dalam laporan laba-rugi antara perusahaan dagang dan perusahaan manufaktur terletak pada perhitungan harga pokok penjualan. Pada perusahaan dagang barang tersedia untuk dijual diperoleh dengan menjumlahkan persediaan awal dan pembelian bersih, sedangkan pada perusahaan manufaktur diperoleh dengan menjumlahkan persediaan awal barang jadi dan harga pokok produksi.

F. Manfaat Informasi Harga Pokok Produksi Per Pesanan
Dalam perusahaan yang produksinya berdasarkan pesanan, informasi harga pokok produksi per pesanan bermanfaat bagi manajemen dalam :
1.Menentukan harga jual yang akan dibebankan kepada pemesan
2.Mempertimbangkan penerimaan atau penolakan terhadap pesanan tertentu.
3.Memantau realisasi biaya produksi.
4.Menghitung laba atau rugi tiap pesanan
5.Menentukan harga pokok persediaan barang jadi dan barang dalam proses yang disajikan
dalam neraca.

Menentukan harga jual yang akan dibebankan kepada pemesan
Perusahaan yang produksinya berdasarkan pesanan memproses produknya berdasarkan spesifikasi yang ditentukan oleh pemesan. Dengan demikian biaya produksi pesanan yang satu akan berbeda dengan biaya produksi pesanan yang lain, tergantung pada spesifikasi yang dikehendaki oleh pemesan. Oleh karena itu harga jual yang dibebankan kepada pemesan sangat ditentukan oleh besarnya produksi yang akan dikeluarkan untuk memproduksi pesanan tertentu.


Mempertimbangkan penerimaan atau penolakan pesanan.
Ada kalanya harga jual produk yang dipesan oleh pemesan telah terbentuk di pasar, sehingga keputusan yang perlu dilakukan oleh manajemen adalah menerima atau menolak pesanan. Untuk memungkinkan pengambilan keputusan tersebut, manajemen memerlukan informasi total harga pokok pesanan yang akan diterima tersebut. Informasi total harga pokok pesanan memberikan perlindungan bagi manajemen agar dalam menerima pesanan perusahaan tidak mengalami kerugian.

Memantau realisasi biaya produksi
Jika suatu pesanan telah diputuskan untuk diterima, manajemen memerlukan informasi biaya produksi yang sesungguhnya dikeluarkan di dalam memenuhi pesanan tertentu. Oleh karena itu, akuntansi biaya digunakan untuk mengumpulkan informasi biaya produksi tiap pesanan yang diterima untuk memantau apakah proses produksi untuk memenuhi tertentu menghasilkan total biaya produksi pesanan sesuai dengan yang diperhitungkan sebelumnya.

Menghitung laba atau rugi dalam pesanan
Untuk mengetahui apakah suatu pesanan menghasilkan laba atau tidak, manajemen memerlukan informasi biaya produksi yang telah dikeluarkan untuk memproduksi pesanan tertentu. Informasi laba atau rugi tiap pesanan diperlukan untuk mengetahui kontribusi tiap pesanan dalam menutup biaya non produksi dan menghasilkan laba atau rugi. Oleh karena itu, metode harga pokok pesanan oleh manajemen untuk mengumpulkan informasi biaya produksi sesungguhnya keluarkan untuk tiap pesanan guna menghasilkan informasi laba atau rugi tiap pesanan.

Menentukan harga pokok persediaan barang jadi dan batang dalam proses yang disajikan neraca
Pada saat perusahaan dituntut untuk membuat pertanggungjawaban keuangan periodik, manajemen harus menyajikan laporan keuangan berupa neraca dan laporan laba rugi. Di dalam neraca manajemen harus menyajikan harga pokok persediaan barang jadi dan harga pokok yang sampai dengan tanggal neraca masih dalam proses. Untuk tujuan tersebut, manajemen perlu menyelenggarakan pencatatan biaya produksi untuk setiap pesanan.
Berdasarkan catatan biaya produksi tiap pesanan tersebut manajemen dapat menentukan biaya produksi yang melekat pada pesanan yang telah selesai diproduksi, namun pada tanggal neraca belum diserahkan kepada pemesan. Di samping itu, berdasarkan catatan itu pula manajemen dapat menentukan harga pokok dari produk yang sampai dengan tanggal penyajian neraca masih dalam proses pengerjaan.

G. Kartu Harga Pokok (Job Order Cost Sheet)
Kartu harga pokok merupakan catatan penting dalam metode harga pokok pesanan, kartu harga pokok ini berfungsi sebagai rekening pembantu yang digunakan untuk mengumpulkan biaya produksi tiap pesanan produk. Biaya produksi untuk pengerjaan suatu pesanan dicatat secara rinci di dalam kartu harga pokok pesanan yang bersangkutan.

Biaya produksi dipisahkan menjadi biaya produksi langsung dan biaya produksi tidak langsung dalam hubungannya dengan pesanan tersebut. Biaya produksi langsung dicatat dalam kartu harga pokok pesanan yang bersangkutan secara langsung, sedangkan biaya produksi tidak langsung dicatat dalam kartu harga pokok berdasarkan suatu tarif tertentu.

ACTIVITY BASED COSTING


ACTIVITY BASED COSTING
A. Latar Belakang
·         Biaya
Penentuan biaya produksi dengan metode traditional costing dapat menimbulkan distorsi biaya produksi. Hal ini disebabkan karena metode tersebut hanya mempergunakan satu macam basis pembebanan biaya untuk pemakaian sumber daya, sementara setiap sumber daya yang berbeda dapat saja dikonsumsi berdasarkan basis yang berbeda pula. Untuk mengatasi keterbatasan pada metode traditional costing maka dikembangkan sistem biaya yang didasarkan pada aktivitas yang disebut Activity Based Costing, yang didasari oleh asumsi bahwa aktivitas mengkonsumsi biaya dan produk mengkonsumsi aktivitas. Dengan demikian, penyebab dari dikonsumsinya biaya adalah aktivitas yang dilakukan untuk membuat suatu produk, bukan produk itu sendiri. Maka dengan metode Activity Based Costing pembebanan biaya tidak selalu dianggap proporsional terhadap volume produk, melainkan proporsional terhadap pengkonsumsian sumber daya oleh aktivitas-aktivitas yang dilakukan dalam membuat produk tersebut.
Pemilihan aktivitas-aktivitas dan pemicu-pemicu biaya secara hati-hati merupakan kunci untuk memperoleh manfaat dari sistem Activity Based Costing. Analytic Hierarchy Process merupakan salah satu metodologi yang mampu menangani kriteria keputusan yang banyak dan konsisten untuk menentukan pemicu-pemicu biaya dalam Activity Based Costing. Analytic Hierarchy Process mampu membantu kekonsistenan munculnya problem-problem pemilihan pemicu biaya dengan kriteria keputusannya yang dinyatakan secara subyektif berdasarkan pada pengalaman manajerial. Penelitian yang membandingkan pembebanan biaya produksi tak langsung metode traditional costing dengan metode Activity Based Costing pada Divisi Produksi PT. Arka Footwear Indonesia ini menunjukkan bahwa dua dari tiga produk yang dibuat perusahaan tersebut (Neckerman dan Osh Kosh B'Gosh) mengalami distorsi undercosting masing-masing sebesar Rp. 30,- dan Rp. 485,-. Sedangkan produk lainnya (Adidas) mengalami distorsi overcosting sebesar Rp. 3.048,-. Distorsi biaya yang terjadi disebabkan karena metode traditional costing terlalu rendah mengkalkulasikan biaya produksi tak langsung untuk produk Neckerman dan Osh Kosh B'Gosh, dan terlalu tinggi mengkalkulasikan biaya produksi tak langsung untuk produk Adidas.
Hal ini disebakan karena metode traditional costing hanya menggunakan satu jenis pembebanan biaya yang sama untuk setiap produk yang dihasilkan. Dengan metode Activity Based Costing dapat ditelusuri aktivitas apa saja yang dikonsumsi produk tersebut, sehingga dapat diketahui jumlah biaya yang sebenarnya.
B. Pengertian ABC (Activity Based Costing)
Activity Based Costing merupakan metode yang menerapkan konsep-konsep akuntansi aktivitas untuk menghasilkan perhitungan harga pokok produk yang lebih akurat. Namun dari perspektif manajerial, sistem ABC menawarkan lebih dari sekedar informasi biaya produk yang akurat akan tetapi juga menyediakan informasi tentang biaya dan kinerja dari aktivitas dan sumber daya serta dapat menelusuri biaya-biaya secara akurat ke objek biaya selain produk, misalnya pelanggan dan saluran distribusi.
Pengertian akuntansi aktivitas menurut Amin Widjaja (1992; 27) adalah :
“Bahwa ABC Sistem tidak hanya memberikan kalkulasi biaya produk yang lebih akurat, tetapi juga memberikan kalkulasi apa yang menimbulkan biaya dan bagaimana mengelolanya, sehingga ABCSystem juga dikenal sebagai sistem manajemen yang pertama.”
Sedangakan menurut Mulyadi (1993:34) memberikan pengertian ABC sebagai berikut :
“ABC merupakan metode penentuan HPP (product costing) yang ditujukan untuk menyajikan informasi harga pokok secara cermat bagi kepentingan manajemen, dengan mengikursecara cermat konsumsi sumber daya alam setiap aktivitas yang digunakan untuk menghasilkan produk.”
Pengertian ABC Sistem yang lain juga dikemukakan oleh Hansen and Mowen (1999: 321) sebagai berikut :
“Suatu sistem kalkulasi biaya yang pertama kali menelusuri biaya ke aktivitas kemudian ke produk.”
Pengertian akuntansi aktivitas menurut Brimson (1991: 47) adalah:
“Suatu proses pengumpulan dan menelusuri biaya dan data performan terhadap suatu aktivitas perusahaan dan memberikan umpan balik dari hasil aktual terhadap biaya yang direncanakan untuk melakukan tindakan koreksi apabila diperlukan.”
Definisi lain dikemukakan oleh Garrison dan Norren (2000: 292) sebagai berikut:
“Metode costing yang dirancang untuk menyediakan informasi biaya bagi manajer untuk keputusan strategik dan keputusan lainnya yang mungkin akan mempengaruhi kapasitas dan juga biaya tetap.” Activity-Based Costing (ABC) adalah konsep perhitungan biaya dalam akuntansi manajemen yang didasarkan pada aktivitas-aktivitas bisnis dalam organisasi yang dapat diterapkan untuk menghitung biaya produk dengan lebih akurat. Produk merupakan hasil aktivitas-aktivitas bisnis dan aktivitas-aktivitas tersebut memanfaatkan sumberdaya yang berarti menimbulkan biaya. Biaya produk dihubungkan ke aktivitas-aktivitas bisnis relevan dan kemudian ke sumberdaya-sumberdaya yang dimanfaatkan. Hal ini menghasilkan perhitungan biaya produk yang lebih akurat dibandingkan dengan perhitungan menggunakan konsep tradisional. ABC baik untuk diterapkan di perusahaan yang memproduksi lebih dari satu jenis produk dan memiliki komponen biaya tidak langsung yang signifikan.
Activity-Based Costing (ABC) adalah suatu sistem informasi akuntansi yang mengidentifikasi berbagai aktivitas yang dikerjakan dalam suatu organisasi dan mengumpulkan biaya dengan dasar dan sifat yang ada dan perluasan dari aktivitasnya. ABC memfokuskan pada biaya yang melekat pada produk berdasarkan aktivitas untuk memproduksi, mendistribusikan atau menunjang produk yang bersangkutan.

Sistem ABC timbul sebagai akibat dari kebutuhan manajemen akan informasi akuntansi yang mampu mencerminkan konsumsi sumber daya dalam berbagai aktivitas untuk menghasilkan produk secara akurat. Hal ini didorong oleh:
1.      Persaingan global yang tajam yang memaksa perusahaan untuk cost effective
2.      Advanced manufacturing technology yang menyebabkan proporsi biaya overhead pabrik dalam product cost menjadi lebih tinggi dari primary cost.
3.      Adanya strategi perusahaan yang menerapkan market driven strategy

Kelemahan sistem akuntansi biaya tradisional:
a.       Akuntansi biaya tradisional dirancang hanya menyajikan informasi biaya pada tahap produksi.
b.      Alokasi biaya overhead pabrik hanya didasarkan pada jam tenaga kerja langsung atau hanya dengan volume produksi.
c.       Ada diversitas produk, dimana masing-masing produk mengkonsumsi biaya overhead yang berbeda beda.

Penerapan ABC sistem akan relevan bila biaya overhead pabrik merupakan biaya yang paling dominan dan multiproduk. Dalam merancang ABC sistem, aktivitas untuk membuat dan menjual produk digolonhkan dalam 4 kelompok, yaitu:
a.       Facility sustaining activity cost --- biaya yang berkaitan dengan aktivitas mempertahankan kapasitas yang dimiliki perusahaan. Misal biaya depresiasi, biaya asuransi, biaya gaji pegawai kunci
b.      Product sustaining activity cost ----- biaya yang berkaitan dengan aktivitas penelitian dan pengembangan produk dan biaya untuk mempertahankan produk untuk tetap dapat dipasarkan. Misal biaya pengujian produk, biaya desain produk
c.       Bacth activity cost ----- biaya yang berkaitan dengan jumlah bacth produk yang diproduksi. Misal biaya setup mesin.
d.      Unit level activity cost ---- biaya yang berkaitan dengan besar kecilnya jumlah unit produk yang dihasilkan. Misal biaya bahan baku, biaya tenaga kerja

C. Pembebanan dua tahap dalam ABC
Pembebanan Biaya Overhead pada Activity-Based Costing
Pada Activity-Based Costing meskipun pembebanan biaya-biaya overhad pabrik dan produk juga menggunakan dua tahap seperti pada akuntansi biaya tradisional, tetapi pusat biaya yang dipakai untuk pengumpulan biaya-biaya pada tahap pertama dan dasar pembebanan dari pusat biaya kepada produk pada tahap kedua sangat berbeda dengan akuntansi biaya tradisional (cooper, 1991:269-270).
Activity-Based costing menggunakan lebih banyak cost driver bila dibandingkan dengan sistem pembebanan biaya pada akuntansi biaya tradisional.
Sebelum sampai pada prosedure pembebanan dua tahap dalam Activity-Based Costing perlu dipahami hal-hal sebagai berikut:
1. Cost Driver adalah suatu kejadian yang menimbulkan biaya. Cost Driver merupakan faktor yang dapat menerangkan konsumsi biaya-biaya overhead. Faktor ini menunjukkan suatu penyebab utama tingkat aktivitas yang akan menyebabkan biaya dalam aktivitas-aktivitas selanjutnya.
2. Rasio Konsumsi adalah proporsi masing-masing aktivitas yang dikonsumsi oleh setiap produk, dihitung dengan cara membagi jumlah aktivitas yang dikonsumsi oleh suatu produk dengan jumlah keseluruhan aktivitas tersebut dari semua jenis produk.
3. Homogeneous Cost Pool merupakan kumpulan biaya dari overhead yang variasi biayanya dapat dikaitkan dengan satu pemicu biaya saja. Atau untuk dapat disebut suatu kelompok biaya yang homogen, aktivitas-aktivitas overhead secara logis harus berhubungan dan mempunyai rasio konsumsi yang sama untuk semua produk.
Prosedure Pembebanan Biaya Overhead dengan Sistem ABC
Menurut Mulyadi (1993: 94), prosedure pembebanan biaya overhead dengan sisitem ABC melalui dua tahap kegiatan:
a. Tahap Pertama
Pengumpulan biaya dalam cost pool yang memiliki aktifitas yang sejenis atau homogen, terdiri dari 4 langkah :
1. Mengidentifikasi dan menggolongkan biaya kedalam berbagai aktifitas
2. Mengklasifikasikan aktifitas biaya kedalam berbagai aktifitas, pada langkah ini biaya digolongkan kedalam aktivitas yang terdiri dari 4 kategori yaitu: Unit level activity costing, Batch related activity costing, product sustaining activity costing, facility sustaining activity costing.
Level tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Aktivitas Berlevel Unit (Unit Level Activities)
Aktivitas ini dilakukan untuk setiap unit produksi. Biaya aktivitas berlevel unit bersifat proporsional dengan jumlah unit produksi. Sebagai contoh, menyediakan tenaga untuk menjalankan peralatan, karena tenaga tersebut cenderung dikonsumsi secara proporsional dengan jumlah unit yang diproduksi.
b. Aktivitas Berlevel Batch (Batch Level Activities)
Aktivitas dilakukan setiap batch diproses, tanpa memperhatikan berapa unit yang ada pada batch tersebut. Misalnya, pekerjaan seperti membuat order produksi dan pengaturan pengiriman konsumen adalah aktivitas berlevel batch.
c. Aktivitas Berlevel Produk (Produk Level Activities)
Aktivitas berlevel produk berkaitan dengan produk spesifik dan biasanya dikerjakan tanpa memperhatikan berapa batch atau unit yang diproduksi atau dijual. Sebagai contoh merancang produk atau mengiklankan produk.
d. Aktivitas Berlevel Fasilitas (Fasility level activities)
Aktivitas berlevel fasilitas adalah aktivitas yang menopang proses operasi perusahaan namun banyak sedikitnya aktivitas ini tidak berhubungan dengan volume. Aktivitas ini dimanfaatkan secara bersama oleh berbagai jenis produk yang berbeda. Kategori ini termasuk aktivitas seperti kebersihan kantor, penyediaan jaringan komputer dan sebagainya.
3. Mengidentifikasikan Cost Driver
Dimaksudkan untuk memudahkan dalam penentuan tarif/unit cost driver.
4. Menentukan tarif/unit Cost Driver
Adalah biaya per unit Cost Driver yang dihitung untuk suatu aktivitas. Tarif/unit cost driver dapat dihitung dengan rumus sbb:
Tarif per unit Cost Driver = CostDriverfitasJumlahAkti
b. Tahap Kedua
Penelusuran dan pembebanan biaya aktivitas kemasing-masing produk yang menggunakancost driver. Pembebanan biaya overhead dari setiap aktivitas dihitung dengan rumus sbb:
BOP yang dibebankan = Tarif/unit Cost Driver X Cost Driver yang dipilih
Pengenalan Pembiayaan Berdasarkan Aktifitas (Activity Based Costing System – ABC System)
            Sebagaimana aktifitas manufaktur makin terus diotomasi dan tekanan persaingan internasional makin tinggi, banyak perusahaan manufaktur memperkenalkan sistem pembiayaan produk yang lebih lengkap. Walaupun overhead departmental yang telah dibagi-bagi per departemen memberikan biaya produk yang lebih akurat daripada overhead yang secara keseluruhan, masih dimungkinkan untuk mencapai akurasi yang lebih tinggi dengan memfokuskan kepada banyak aktivitas yang mempengaruhi proses produksi. Dalam sistem pembiayaan berdasarkan aktifitas (ABC system), dua tahap alokasi proses tetap digunakan. Tapi bukannya memasukkan overhead hanya pada department pada tahap 1, overhead tersebut diberikan pada lebih banyak pos yang melambangkan aktifitas dalam proses produksi. Aktifitas ini berbeda-beda dalam tiap perusahaan, tapi dapat dijabarkan sebagai contoh seperti berikut ini: dukungan engineering, penanganan bahan baku, set up mesin, penjadwalan produksi, inspeksi, penerimaan, pengiriman dan pembelian.
Setelah memasukkan biaya pada pos aktifitas di tahap 1, driver biaya dididentifikasikan sesuai pos tersebut. Kemudian pada tahap 2 biaya overhead dialokasikan dari setiap aktifitas  secara proprosional sesuai aktifitas yang dilakukan untuk setiap pekerjaan. Misalnya berapa jumlah inspeksi bisa menjadi angka yang menentukan jumlah overhead dari aktifitas inspeksi pada berbagai pekerjaan produksi. Jika pekerjaan A memerlukan 2 kali inspeksi lebih banyak daripada  daripada pekerjaan B maka jumlah biaya overhead dari inspeksi pun akan menjadi 2 kali lebih banyak.
alokasi proses 2 tahap dalam ABC system. Peningkatan akurasi pembiayaan dalam sistemini datand dari tahap 1 yaitu menidentifikasi sejumlah pos aktifitas  dan 2 penentuan angka driver untuk setiap aktifitas.
Tren saat ini yang menggunakan lingkungan produksi yang sangat otomatis adalah menggunakan angka driver yang tinggi untuk penentuan overhead. ABC system makin banyak digunakan sebagaimana para manajer melihat kepentingan strategis untuk mendapatkan informasi biaya yang akurat. ABC system relatif baru dan sangat penting dalam pembahasan manajemen akuntansi.

D. ABC pada perusahaan jasa
Activity Based Costing untuk Perusahaan Jasa.
Sistem kerja Activity Based Costing banyak diterapkan pada perusahaan manufaktur, tetapi juga dapat diterapkan pada perusahaan jasa. Penerapan metode Activity Based Costing pada perusahaan jasa memiliki beberapa ketentuan khusus, hal ini disebabkan oleh karakteristik yang dimiliki perusahaan jasa. Menurut Brinker (1992), karakteristik yang dimiliki perusahaan jasa, yaitu:
1) Output seringkali sulit didefinisi
2) Pengendalian aktivitas pada permintaan jasa kurang dapat didefinisi
3) Cost mewakili proporsi yang lebih tinggi dari total cost pada seluruh kapasitas yang ada dan sulit untuk menghubungkan antara output dengan aktivitasnya. Output pada perusahaan jasa adalah manfaat dari jasa itu sendiri yang kebanyakan tidak terwujud, contoh: kecepatan suatu jasa, kualitas suatu informasi, pemuasan konsumen. Output pada perusahaan jasa tidak berwujud membuat perhitungan menjadi sulit. Sekalipun sulit, dewasa ini bisnis jasa menggunakan metodeActivity Based Costing pada bisnisnya.
Untuk menjawab permasalahan diatas, Activity Based Costing benar-benar dapat digunakan pada perusahaan jasa, setidak-tidaknya pada beberapa perusahaan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan Activy Based Costing pada perusahaan jasa adalah:
1) Identifying and Costing Activities
Mengidentifikasi dan menghargai aktivitas dapat membuka beberapa kesempatan untk pengoperasian yang efisien.
2) Spesial Challenger
Perbedaan antara perusahaan jasa dan perusahaan manufaktur akan memiliki permasalahan-permasalahan yang serupa. Permasalahan itu seperti sulitnya mengalokasikan biaya ke aktivitas. Selain itu jasa tidak dapat menjadi suatu persediaan, karena kapasitas yang ada namun tidak dapat digunakan menimbulkan biaya yang tidak dapat dihindari.
3) Output Diversity
Perusahaan jasa juga memiliki kesulitan-kesulitan dalam mengidentifikasi output yang ada. Pada perusahaan jasa, diversity yang menggambarkan aktivitas-aktivitas pendukung pada hal-hal yang berbeda mungkin sulit untuk dijelaskan atau ditentukan

Saturday, 24 August 2013




===Welcome to DB5K's Zone ===

Annyeong... terimakasih sudah main kemari..
ini hanya sebuah blog tempat kami (Sakura21, Syaoran, dan April) mengabadikan karya2 DB5K, Duo TVXQ, and JYJ yang luar biasa.
Semua video, link DL, bukan hasil upload-an kami. Kami hanya mencoba mengkoleksi dan membuatkan sinopsis video bagi yg belum sempat melihat.
Kami tidak memposting news, karena sudah banyak blog cassie lain yg membuatnya, silahkan berkunjung ke "Pinkrazy" untuk update info TVXQ terbaru... dan silahkan melihat koleksi foto DB5K di sini.
See u, smile with TVXQ and always keep the faith..!!
---------------

[Sinopsis] TVXQ Movie : Dating On Earth Part 1

Annyeong Cassiopeian dimanapun anda berada, senang rasanya bisa menelurkan sinopsis perdana about TVXQ drama di blog tercinta kami. hohohohohohoho. Ini salah satu karya mereka di bidang seni akting, Member TVXQ memang multi talented. I Love You, Oppa-deul!!!. Langsung ajah di simak, di baca dan dibayangin ^^ :
 Dating On Earth 
Starring : Park Yoochun, Kim Jaejoong, Jung Yunho, Kim Junsu, Shim Changmin, Seo Hyun Jin


 
Kisah ini dimulai dari sepasang suami istri yang masih terlelap di tempat tidur. Mereka adalah Tuan dan Nyonya Park. Park Yoochun dan Hong Soohyun. Mereka adalah pasangan muda.
 
Soohyun bangun terlebih dahulu, ia melihat jam wekernya, dan menyadari kalau mereka bangun kesiangan pagi ini. “Yaa! Yoochun-ah cepat bangun! Terlambat, sudah terlambat!!” kata Soohyun mengguncangkan tubuh suaminya, perlahan Yoochun terbangun, namun kesadarannya belum sepenuhnya datang. “Cepat, Bangun!” kata Soohyun, lalu ia pergi meninggalkan Yoochun.
Akhirnya Yoochun bangun dari tidurnya dan bersiap-siap pergi ke sekolah. “Kau sungguh tampan!!” ucap Yoochun setelah selesai memekai seragam sekolahnya didepan cermin. Ko sekolah? Bukannya Yoochun sudah menikah? Yoochun memang sudah menikah dan usianya juga sudah 21 tahun, lalu kenapa Yoochun pergi kesekolah? Karena saat dia kelas 3 SMA dulu, Yoochun terlibat perkelahian, sehingga ia harus diskors dari sekolah dan baru pada tahun ini dia bisa kembali ke sekolah, setelah 2 tahun absen dari dunia pendidikan.
Kemudian Yoochun berangkat ke sekolah, ia pergi sekolah dengan menaiki skateboardnya. Yoochun yang naik diatas skateboardnya berpegangan pada mobil orang lain dan ia pun meluncur  tanpa perlu merasa kelelahan. *Benar-benar bad boy nih Yoochun oppa*. Setelah sampai didekat sekolahnya, Yoochun menitipkan skateboardnya pada seorang tukang parkir disebuah toko.
Sementara itu di sekolah, Guru piket sedang menghitung dari 1 sampai tiga, agar anak-anak cepat masuk ke dalam sekolah. Pintu gerbang hampir ditutup. Para siswi perempuan nampak harap-harap cemas. Dan teat pada kehitungan ketiga, Yoochun berhasil masuk kedalam sekolah dengan sukses.
 
Para siswi itu jadi lega. Yoochun memberi hormat pada guru piket itu, lalu para gadis menghampiri Yoochun dan merangkul tangan Yoochun seenak jidat mereka *emosi*.
Nampaknya Yoochun termasuk tooh paling populer di sekolahnya. “ Oppa, Aku berhasil mendapatkan sepasang tiket ke bioskop untuk hari ini , ayo pergi bersama, ya?” tanya seorang gadis. “Ya!!Oppa berkata dia akan pergi makan denganku hari ini! Benarkan, oppa?” tanya gadis yang lain. Lalu, seorang gadis menyuruh kedua temannya untuk menyingkir. Setelah temannya menyingkir, gadis itu langsung merangkul lengan Yoochun, gadis itu bernama Yoon Yi Soo *yang jadi Yoo Yi Soo itu si Eun Jung yang main Dream High yang jadi Yoon Baek Hee*. “Aku akan pergi membeli pakaian renang, mau pergi denganku? Aku akan memilih yang kau sukai” kata Yi Soo super duper PD tingkat dewa sambil bersandar di bahu Yoochun.
Didalam kelas, nampak kelas tersebut sedang ribut dan jauh dari kata damai, aman dan tentram. Semua siswa sibuk dengan dunia mereka sendiri, lalu datanglah Yoochun dengan gaya cool tingakt dewanya, ia melemparkan tasnya yang langsung ditangkap oleh temannya. Kemudian Yoochun membuka jasnya dan langsung disambut oleh Junsu. “Hyung, apa kau disini?” tanya Junsu. Yoochun langsung duduk dikursi yang sudah disediakan untuknya, seseorang bahkan mengipasi Yoochun agar tidak kepanasan, ckckckck benar-benar opuler dan ditakuti Yoochun Oppa ini. “Kau terlihat sangat baik dengan seragammu hari ini!” puji Junsu. Kemudian ada seorang murid yang menyerahkan buku PR Yoochun yang sudah dikerjakannya, orang itu juga memberikan roti untuk Yoochun sarapan. Dan orang yang memberikan semua itu adalah Shim Changmin.
Sementara itu dari kejauhan terlihat seorang pria tengah memperhatikan Yoochun, Pria itu adalah Oppa-ku Jung Yunho, Yunho terlihat seperti anak baik-baik, ia berpakaian rapih dan menggunakan kaca mata minus. “Ada apa dengan anak itu? Bahkan ia tidak lebih tampan dariku” gumam Yunho *aku setuju oppa kalian sama tampannya ko*.
 
“Hei Pengawas kelas” panggil Yoochun dari jauh. “Oh?” kata Yunho gagap. “Ini pekerjaanmu, kan?” tanya Yoochun, Yunho tersenyum sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal itu. “Bagus!” kata Yoochun mengacungkan jempolnya, Yunho membalasnya dengan hal yang sama. *WHAT? Jadi itu yang ngerjain Yunho, ckckckck Yoochun berani main-main sama uri Leader*.
Dilain tempat, tepatnya di ruang guru, semua guru sudah berkempul dan menyambut kedatangan seseorang. Ternyata yang datang adalah seorang guru baru bergender wanita.  Kemudian Kepala Sekolah memperkenalkan guru aru itu pada guru-guru yang lain.
Kembali ke kelas Yoochun, kelas masih nampak ramai, kemudian Kepala sekolah masuk, semua anak-anak kembali ketempat duduknya masing-masing. “Perhatian!! Kelas, menunduk” perintah Yunho selaku Ketua Kelas.
 
“Guru kelas kalian, Tahun ketiga kelas pertama telah mengundurkan diri, karena masalah pribadi, Guru pengganti yang baru telah tiba” kata Kepala Sekolah, anak-anak mulai ribut. Kepala Sekolah meminta mereka untuk tenang. “Karena ini akan menjadi pertama kalinnya guru mengajar, jangan membuat masalah dan dengarkan dengan penuh perhatian” kata Kepala Sekolah, anak-anak mengerti. “Nona Hong” panggil Kepala Sekolah.
Lalu dari arah pintu masuklah seorang wanita dan itu ternyata Hong Soohyun, semua murid terpana melihatnya. Siswa-siswa pria terlihat terpesona pada guru baru itu, termasuk Yunho. sementara itu Yoochun belum menyadari kalau istrinya akan menjadi gurunya sendiri, Yaaa seperti My Wife My Teacher, hahaha. Siswa-siswa pria bersorak senang.
Tak berapa lama kemudian, Yoochun mengetahui sosok guru barunya itu adalah istrinya sendiri, karena sangat terkejut, Yoochun sampai harus jatuh dari tempatnya duduk. Soohyun memamerkan senyum indahnya *biasa aja sih sebenarnya*.
 
Kepala sekolah mempersilahkan Soohyun untuk menyapa dan memperkenalkan diri. “Saya guru baru dikelas ini mulai hari ini, Hong Soohyun. Saya senang bertemu dengan kalian semua” kata Soohyun. Semuanya bertepuk tangan, termasuk Yunho yang bertepuk tangan dengan kaku saking terpesonanya *Oppa, jangan begitu nanti Jae marah, hehehe*.
Berbeda dengan siswa pria yang sangat senang dengan kedatangan Soohyun, siswa wanita malah menggerutu dan terkesan tidak suka. “Guru, apa kau punya pacar?” tanya Junsu, Soohyun diam sebentar. Yoochun masih belum sadar sepenuhnya dari keterkejutannya. “Tentu saja....tidak” jawab Soohyun setelah melihat Yoochun sekilas. Semua jadi senang mendengarnya. Soohyun mengajak muridnya untuk bersama-sama dengan baik dimasa depan.
Tiba-tiba Yoochun berdiri dan menggbrak meja sambil berkata “Tidak”. Semua menoleh kearah Yoochun. Yoochun menatap tajam kearah istrinya itu.
 
Soohyun sedikit gugup sambil menatap Yoochun, lalu ia berusaha mengendalikan dirinya dan bertanya “Siswa, Apa anda punya pertanyaan?”.
Saat dirumah, Yoochun melempar tas sekolahnya kearah Soohyun yang sedang duduk diranjang. “Dari 1164 Sekolah Tinggi di negara ini, Kenapa harus sekolah ku, kelas ku?” tanya Yoochun. “Kau baru saja pulang, pergi mandi dan makan malam” kata Soohyun tak menjawab pertanyaan suaminya. “Kapan kau tahu itu akan menjadi sekolah ku? Kenapa kau tidak katakan padaku?” tanya Yoochun. “Kau pikir aku disana, karena aku menginginkannya? Aku ditempatkan disana, Apa yang kau harap aku lakukan?” tanya  Soohyun, Yoochun menghela napas. “Lalu, apa guru-guru mengetahuinya? Kalau kita adalah pasangan yang menikah?” tanya Yoochun. “Tidak ada yang tahu sekarang, aku akan memberitahu mereka besok” jawab Soohyun sambil melipat pakaian. “Tidak, Jelas Tidak! Pindah ke sekolah lain” kata Yoochun. “Tidak” tolak Soohyun.
 
“Lalu, kau ingin kita berada di sekolah yang sama? Dan diatas semua itu, kau ingin pergi sebagai guruku?” tanya Yoochun. “Aku akan bekerja disana, Jika kau tidak ingin, kau bisa pindah ke sekolah lain.” Kata Soohyun. “Mengapa kau harus begitu keras kepala? Di negara kita, hanya sekolah ini yang menerima ku! Apakah kau tidak tahu itu?” tanya Yoochun mulai hilang kesabaran. “Jika saja kau lulus waktu itu, maka kita tidak akan punya masalah seperti itu, Siapa yang memintamu untuk berkelahi dan dibuang 2 tahun” kata Soohyun. “Apa kau pikir aku benar-benar ingin berkelahi? Mereka mengintimidasi juniorku, apa kau sungguh-sungguh ingin aku menonton dan tidak melakukan apa-apa?” tanya Yoochun,
 
Soohyun kesal dia bangkit dari duduknya dan berkacak pinggang didepan Yoochun. “itu sebabnya kau tidak seharusnya mengganggu kehidupanku lagi! Jika kau pikir itu tidak nyaman, maka kita tidah perlu mengatakan bahawa kita adalah pasangan menikah! Ini baik-baik saja?” kata Soohyun kesal, lalu pergi meninggalkan Yoochun dengan membawa pakaian-pakaian yang sudah dirapikannya,.
 
Yoochun mendesah, ia mendudukan dirinya di sofa lalu melemparkan bantal sofa itu.

Flashback
Saat itu, 2 tahun yang lalu, Park Yoochun yang masih SMA sedang berlari menuju suatu tempat, ternyata Yoochun datang ketempat dimana adik kelasnya, Changmin di pukuli. Diiringi latar musik ‘Get Me Some’ Yoochun berkelahi dengan ketiga orang yang mengintimidasi Changmin.
 
Usai menghabisi mereka, Yoochun tersenyum kearah changmin dan mendekati Changmin yang babak belur, Yoochun membantu Changmin berdiri, kemudian mereka berdua hendak pergi.
 
Namun seorang preman membawa batangan besi dan berniat memukul Yoochun, Yoochun yang sadar akan hal itu langsung menghindar, batangan besi itu menghancurkan kaca sebuah mobil. Orang itu terus menyerang Yoochun, saat Yoochun menghajar orang itu, tanpa sengaja mata orang itu terkena pecahan kaca tersebut.
 
Orang itu teriak sambil menutupi matanya, Yoochun terdiam, ia bingung saat itu.  “Hyung” panggil Changmin khawatir meihat Yoochun terdiam. “Apa yang kita lakukan sekarang?” tanya Changmin. “119, Panggila 119, Panggil 119” kata Yoochun dengan wajah tegang.
Kemudian di sekolah Yoochun dipanggil kehadapan Kepala Sekolah,akhirnya Yoochun mendapatkan surat suspensi dengan alasan Kekerasan.
End Of Flashback
Yoochun sudah tertidur dirangjangnya, sedangkan Soohyun sedang melihat foto-fotonya dengan Yoochun dilaptop.
 
“Suamiku Park Yoochun, 21 Tahun dan kelas tiga SMA, Seorang pria yang tidak tahu bagaimana untuk berubah dan selalu percaya bahwa ia benar, seseorang yang penuh dedikasi bahkan jika ada api atau air padanya dan ini alien terakhir di planet ini yang aku cintai” kata suara hati Soohyun. Soohyun tersenyum, kemudian ia berjalan menuju ranjangnya. *aku juga mau buat pengakuan, Suamiku Jung Yunho, 25 Tahun dan seorang anggota Boy Band, seorang pria yang memiliki hati yang kuat, kharismatik, bertanggung jawab, dan tampan tentunya, seseorang yang mencintai keluarganya bahkan jika ia harus terluka sekalipun demi mereka ia rela*
Soohyun duduk disisi ranjang dan memperhatikan wajah polos suaminya saat tidur, lalu Yoochun yang tidur tengkurap memasukan tangannya kedalam celana dan ia kentut. Soohyun menutup hidungnya dan memukul pantat Yoochun sambil berkata “Aku hanya memuji, sungguh!”. Soohyun mencubit pipi suaminya. *aaahh pasangan yang so sweet, baju tidurnya samaan*.
Keesokan harinya disekolah, anak-anak kelas 3.1, sibuk membersihkan kelas, Junsu dan beberapa kawannya sedang mengepel lantai sambil menari, Junsu juga menunjukan bakat menarinya secara individu, 
Yunho yang sedang mengelap meja, memperhatikan Junsu dari jauh *Yunho Oppa jangan iri sama Junsu, aku tahu kamu juga hebat dalam tari, The King of Dance U-know Yunho, *.
Berikutnya, mata pelajaran Olahraga melompat *aku lupa namanya apa*. Junsu berhasil melompat dengan baik. Sementara Yunho sedang menjalankan tugas dari guru olahraga untuk mencatat nilai anak-anak yang melompat.
Kemudian Soohyun bersama Guru Kim masuk ke arena olahraga sambil membawa meminum minumanya. Pak Guru Olahraga yang melihatnya langsung melambaikan tangannya. Soohyun hanya tertawa saat guru disebelahnya mengejek Guru Olahraga.
Lalu ada seorang siswa yang tidak melompat dengan baik, kemudian Guru olahraga mengatakan kalau mereka semua benar-benar buruk. Guru Olahraga juga berkata kalau ia akan memberikan contoh. Ia meminta semua siswa memperhatikannya.
Dan pada saat, Pak guru melakukan sebuah lompatan, ia tidak berhasil ia malah jatuh terduduk diatas papan lompatannya, ia meringis kesakitan. Guru Kim mengejek guru olahraga dengan berkata kalau Guru olahraga tidak pernah bisa menikah, karena selalu melakukan hal memalukan di usia seperti itu.
Soohyun yang mendengarnya malah berkata kalau Guru olahraga ingin terlihat baik dihadapan guru Kim. Guru Kim tidak terima dengan perkataan Soohyun, dan malah makin mnegejek guru olahrag itu.Anak-anak masih melakukan lompatan, Changmin berhasil melompat dengan baik, begitu juga siswa berikutnya.
 
“Semua anak-anak akan menjadi manusia sempurna ketika mereka tumbuh dewas” kata ibu Guru kelas Kim . “Apa?” tanya Soohyun. “Wajahnya tampan, Tubuhnya baik, terlebih lagi dia selalu menjadi nomer 1” jawab guru Kim terkekeh memperhatikan Yunho yang sedang mencatat *Ya iyalah, Yunho Oppaku gitu, heehehe*. Soohyun terlihat tidak begitu antusias.
Tiba-tiba giliran Yoochun, ia berhasil melompat dengan sempurna, para gadis bersorak. “Apa yang kau pikirkan tentang Yoochun? Aku dengar dia pernah berkelahi dimasa lalu” kata Guru Kim. “Dia sejauh ini baik” jawa Soohyun. “Sebenarnya dia agak lucu juga, tapi dia bukan tipeku” kata Guru Kim lagi.
Soohyun diam-diam melihat kearah suaminya itu. Lalu Yoochun memberi ciuman dijempol kearah istrinya. Soohyun membalasnya dengan melakukan hal yang sama. Yoochun tersenyum.

Kemudian tibalah saatnya, Soohyun harus mendengarkan keluh kesah siswa-siswanya.
Siswa 1 : “Jung Yunho! Ahhh Park Yoochun! Ahhh Aku benar-benar tidak tahu siapa yang harus dipilih. Siapa yang akan guru pilih jika ia ada diposisiku?”
Soohyun : “Jika aku jadi kau, aku akan belajar keras untuk masuk Universitas, ada banyak laki-laki hebat di Universitas”
Siswa 1 menunjukan wajah horornya : “Ini karena hal-hal seperti ini, kita tidak bisa berkomunikasi dengan yang lama”
Siswa 2 : “Guru! Aku selalu memikirkan Yoochun Oppa! Aku selalu memperhatikannya, selalu merindukannya, aaahhhh Mengapa ia begitu tampan?”
Soohyun : “Dia tidak sesempurna seperti yang kau pikirkan, kau tidak tahu bagaimana ia kentut dan bagaimana jeleknya dia ketika da tidur!”, Soohyun berkata dengan ekspresi cemburu.
 
Siswa 2  menatap Soohyun dengan tatapan menyelidik : “Guru, Bagaimana kau tahu?”
Soohyun terlihat seperti seorang yang tertangkap basah : “Emmm...tidak...aku hanya mengatakan ia tampak seperti seseorang”
Siswa 2 : “Pokonya guru, Aku menjadi gila karena Park Yoochun! Hatiku!”. Soohyun memberikan ekspresi tidak sukanya. “Aku salah satu yang akan benar-benar gila” kata Soohyun dalam hati.
Saat dikelas, Soohyun sedang menuliskan materi di papan tulis, lalu ada seorang siswa yang menjatuhkan pulpennya kedepan, saat ia mengambil pulpennya ia sempat melihat kearah Soohyun, Soohyun yang menyadarinya langsung menoleh dan tersenyum.
siswa itu buru-buru kembali ketempat duduknya dan berbisik pada temannya dengan berkata kalau Soohyun bukan tipe guru yang menakutkan, kemudian teman disebelahnya bertanya Apa ia melihatnya, ketika guru membungkuk, kau akan melihat dadanya. Mereka tertawa.
Kemudian salah satu dari mereka memanggil Soo Hyun dan ingin mengajukan sebuah pertanyaan. Soohyun menghampiri meja mereka. Kebetulan hari itu Soohyun mengenak rok mini, Lalu siswa yang duduk didepan siswa yang bertanya mengeluarkan sebuah kaca, ia menempatkan kaca itu tepat dibelakang bagian tubuh Soohyun, ia ingin mengintip gurunya itu.
Yoochun yang mengetahuinya, langsung menoyor kepala siswa yang bertanya sambil berkata “Yaaa! Kau bahkan tidak bisa melakukan ini?”. “Apa yang kau lakukan?” tanya Soohyun *dia melindungimu tahu*. “Pergi kedepan kelas” kata Soohyun.
Yoochun pun maju kedepan kelas. Soohyun memukul pantat Yoochun dengan sebilah kayu. Para gadis tidak suka. Changmin dan Junsu tampak khawatir pada Yoochun.
Saat istirahat, Soohyun diam-diam menghampiri Yoochun yang sedang mencuci tangannya. Soohyun menepuk pantat Yoochun. “Ah..apa?” tanya Yoochun menoleh, ia mendapati Soohyun disampingnya. “Apa benar-benar sakit?” tanya Soohyun. “Pergilah” kata Yoochun.
 
“Apa kau marah? Siapa yang memintamu membuat masalah selama pelajaran” kata Soohyun, Yoochun menatap Soohyun. “Berhenti memikirkan orang lain, urus dirimu sendiri” kata Yoochun. “Mengapa rok mu begitu pendek?” tanya Yoochun, Soohyun jadi salah tingkah. “
 
Pakai celana panjang mulai besok” kata Yoochun. “Beraninya kau berkata kepada guru mu apa yang harus dilakukannya” kata Soohyun menjitak kepala Yoochun. “Jika kau terus seperti ini, aku akan mengumumkannya pada seluruh sekolah, Park Yoochun kelas 1 tahun ketiga, laki-laki yang keras adalah suami saya” tantang Soohyun. “Lakukan itu dan kita akan bercerai” tantang balik Yoochun. “Ayo kita lihat siapa yang benar” kata Soohyun menjulurkan lidahnya, lalu pergi.
Changmin dan Junsu menghampiri Yoochun. “Apa yang dia katakan? Apa dia memarahimu lagi?” tanya Junsu. “Tidak” jawab Yoochun. “Hyung, sepertinya kau telah dipilih olehnya, Tapi tampaknya ia bukan tipe wanita yang akan menyukai pria tangguh sepertimu” kata Junsu. “Lalu, tipe apa yang dia sukai?” tanya Yoochun. “Seperti aku, Cute Style!” kata Junsu dengan gaya Cutenya, Yoochun dan Changmin langsung diam membeku. *Junsu Oppa emang cute ko*
 
“Selama pelajaran, dia juga telah memperhatikan aku, Bisakah kalian berdua mengerti? Bisakah kau mengerti? Bisakah kalian menjawab pertanyaan ini?” tanya Junsu, Yoochun dan Changmin saling bertatapan. “Aku benar-benar tidak mengerti mengapa wanita seperti itu” kata Junsu. “Gila” gumam Yoochun. “Guru kita adalah seorang wanita, Dia tidak perlu menunjukan perasaanya dengan jelas” kata Junsu. “Ya...sungguh sia-sia Hyung” kata Changmin. “Bukankah aku berkata padamu untuk tidak memanggilku Hyung, kita berada dikelas yang sama” kata Yoochun. “Aku menggunakannya, itu lebih nyaman” kata Changmin. Yoochun mengajak keduanya untuk makan mie di kantin.
Dirumah, Soohyun sedang menyetrika pakaian diatas ranjang *aneh ya*. Yoochun yang sedang belajar, terlihat menatap Soohyun sambil tersenyum.
 
Yoochun menghampiri Soohyun. Mereka memakai pakaian yang sama kalau dirumah. “Bagaimana? Apa pekerjaanmu baik?” tanya Yoochun. “Menarik, kau?” tanya Soohyun. “Sejujurnya, aku benar-benar khawatir, Aku harus berbohong pada teman-temanku dan bertindak acuh tak acuh” kata Yoochun. “Ayo kita umumkan bahwa kita pasangan menikah” kata Soohyun. “Tidak, Aku diskors selama 2 tahun, menjadi siswa SMA diusia ini dan juga pria yang sudah menikah, semua orang akan berkata ‘Apa yang dia lakukan sekarang? Tak heran dia siswa yang bermasalah?’” kata Yoochun, Soohyun menatap Yoochun.
 
“Apa kau menyesal menikahi ku?” tanya Soohyun. “Tidak” jawab Yoochun lalu merangkul bahu istrinya. “Ini adalah keputusan terbaik yang pernah aku buat dalam hidupku” kata Yoochun. “Aku juga” kata Soohyun bersandar dibahu Yoochun. “Aku akan segera lulus, Mari kita mentolerir sebentar lagi” kata Yoochun, Soohyun setuju dan melanjutkan aktivitas menyetrikannya.
Yoochun mencoba mencum Soohyun namun Soohyun malah mendorong kening Yoochun. Soohyun meningatkan Yoochun kalau ia besok ada tes. Yoochun meminta Soohyun melakukan sesuatu untuknya. Soohyun tanya apa.
 
Yoochun memberi isyarat popo (cium). Soohyun memberikan sebuah ciuman dijempolnya, kemudian ia menempelkan jempolnya di bibir suaminya, Yoochun malah menggigit jempol istrinya itu. Soohyun mengeluh kalau itu sakit dan meminta Yoochun untuk kembali belajar. Yoochun mengerti dan memanggil Soohyun sebagai guru.
Soohyun kembali mengajar, usai ia menuliskan materinya, ia melihat ada siswa yang tertidur, Soohyun melempar penghapus papan tulis kearah siswa tersebut, siswa itu langsung bangun.
 
Anak-anak menertawakan siswa itu, Soohyun meminta siswa itu untuk duduk dengan baik dan dengarkan, Yoochun tertawa melihat istrinya. 
Soohyun meminta anak-anak untuk menulis, Soohyun dan Yoochun bertemu mata, Yoochun memberikan ciuman jempolnya untuk Soohyun. “Park Yoochun duduk dengan baik, apa sikap belajar seperti itu?” tanya Soohyun, Yoochun tersenyum, Soohyun juga diam-diam tersenyum. Kemudian Soohyun melanjutkan pelajarannya.

Lalu Kepala Sekolah muncul didepan pintu kelas. “Apa siswa pindahan tidak datang? Dia seharusnya datang” kata Kepala Sekolah. “Tidak, dia tidak datang” jawab Soohyun. Kepala sekolah mengerti, lalu pergi. Soohyun meminta siswanya untuk melanjutkan pelajarannya. Soohyun berjalan menuju jendela, lalu ia melihat sesuatu dibawah, Soohyun berpikir sejenak.
Sementara itu, di taman sekolah seorang siswa laki-laki tengah tidur-tiduran diatas bangku. Soohyun menghampirinya. “Halo, kau Jaejoong kan?” tanya Soohyun,
 
Jaejoong langsung bangun dan duduk. “Senang bertemu dengamu, aku guru mu” kata Soohyun tersenyum lalu mengulurkan tangannya, tapi Jaejoong mengabaikannya dan pergi meninggalkan Soohyun. Yoochun melihat itu semua.
Yoochun dan kawan-kawan berada di aula olahraga. Mereka sedang melakukan olahraga sejenis bola voli hanya saja bola itu ditendang menggunakan kaki dan netnya seperti net lapang tenis. Gadis-gadis berteriak memanggil nama Yoochun.
Kemudian Yi Soo dan 2 temannya yang merupakan fans berat Yoochun melihat Jaejoong yang tengah duduk. Gadis itu bertanya siapa anak itu, ia tidak terlihat buruk. Lalu Yi Soo berkata kalau ia mendengar anak itu pernah membunuh orang sebelumnya. Kedua temannya terkejut.
Yoochun menangkap bola yang terlempar kearah Jaejoong. “Siswa pindahan! Mari kita bermain bersama” ajak Yoochun sambil melemparkan bola kearah Jaejoong. “Aku tidak memainkan permainan bola” kata Jaejoong sambil memutar bolannya. “Jangan seperti itu, bermainlah untuk sementara waktu! Kami kekurangan satu orang” kata Yoochun, akhirnya Jaejoong turun ke lapangan, Yunho memperhatikannya.
Kemudian Jaejoong menendang bolanya dan mengenai wajah Yunho *Jae kau tega sekali pada Yunho*, Para gadis menghampiri Yunho, mereka tanya apa Yunho baik-baik saja. Jaejoong pergi begitu saja,
 
Yoochun memegang bahu Jaejoong dan menghentikan langkah Jaejoong. “Kau tidak meminta maaf?” tanya Yoochun. “Itu sebabnya, aku bilang aku tidak akan bermain” jawab Jaejoong, Yoochun yang sudah tidak bisa menahan emosinya berniat memukul Jaejoong.
 
Kemudian Yunho berkata ia baik-bak saja, walau hidungnya berdarah *Jae kau lihat, Yunho terluka karenamu, Eomma tega pada Appa ‘otak shippernya muncul’ hahaha*. Yoochun tidak jadi memukul Jaejoong.  Jaejoong pergi meninggalkan lapangan.
Yoochun memperhatikan Jaejoong, sedangkan gadis-gadis masih sibuk menanyai keadaan Yunho.
Jaejoong sedang dalam perjalanan pulang dari sekolah, lalu ada 3 orang yang sepertinya anggota mafia, ketiga orang itu menghadang Jaejoong. Orang-orang itu berkata ada Jaejoong kalau Jaejoong pindah sekolah, seharusnya ia memberitahu mereka dulu. Mereka juga berkata kalau Jaejoong cukup baik bersembunyi diusianya yang muda. Jaejoong meminta mereka memberikan waktu untuknya berpikir. Mereka malah bertanya berpikir tentang apa.
Kemudian Soohyun datang menghampiri Jaejoong. Soohyun tanya siapa mereka. Mafia itu malah bertanya apa yang dilakukan Soohyun. Jaejoong meminta Soohyu untuk tidak menganggu dan pergi. Soohyun berkata kalau ia guru Jaejoong. Mafia-mafia itu mengejek Soohyun dengan menunjukan jari kelingking mereka. Jaejoogn berkata pada Soohyun untuk tidak ikut campur dan pergi. Jaejoong mengajak ketiga orang itu untuk bicara ditempat lain. Jaejoong masuk kedalam mobil bersama orang-orang itu. Soohyun memanggil Jaejoong, tapi  mobil sudah melaju.
Lalu didalam sebuah gudang.  Jaejoong dipukuli, ia dibawa kehadapan pemimpin mafia. “Bagaimana? Apa kau masih perlu berpikir tentang itu? orang seperti mu tidak akan pernah dapat membuka lembaran baru bahkan jika kau reinkarnasi” kata Pemimpin mafia, Jaejoong memperhatikan tangan pemimpin mafia yang sedang memainkan 2 buah bola golf. “Kenapa? Karena kau sampah” kata Pemimpin mafia itu. “Tapi disini, au bisa membuat mu menjadi yang terbaik, Bagaimana?” tanyanya. “Ya” jawab Jaejoong lemah.
 
Pemimpin mafia itu mengangkat wajah Jaejoong. “Mulai sekarang mari kita makan dari mangkuk nasi yang sama, Brengsek...bukankah lebih baik jika kau setuju sebelumnya?” katanya lagi. “Beristirahatlah beberapa hari dan tunggu, aku akan memilihkan pekerjaan yang cocok untukmu, mengerti?” tanyaya lagi. “Ya” jawab Jaejoong.
 
“Brengsek, katakanlah ‘Ya, Hyungnim!’” kata Pemimpin mafia. “Ya Hyungnim” kata Jaejoong dengan wajah luka-luka. “Baik mari kita bekerjasama dengan baik, Bekerja dengan baik” kata pemimpin mafia menepuk bahu Jaejoong. Pemimpin mafia itu memerintahkan anak buahnya untuk mengobati Jaejoong.
Diruang guru, Soohyun tengah melihat data siswa Jaejoong, Kepala sekolah yang berdiri dibelakang Soohyun bertanya “Kim Jaejoong, anak itu masih belum memnta maaf?” Soohyun menoleh. “Apa?” tanya Soohyun bingung. “Mungkin, anak itu memiliki banyak masalah, karena ia dibesarkan dipanti asuhan, ia telah dipindahkan kebanyak sekolah sehingga ia tidak pernah lulus dan ditangguhk selama 1 tahun” terang Kepala sekolah, “Oh ya, apa orang tuanya meninggal?” tanya Soohyun.
 
“Ya, mungkin ketika ia berusia 10 tahu, mereka meninggal karena kecelakaan dan meninggalkan saudara kandung” jawab Kepala sekolah. “Saudara kandung?” tanya Soohyun. “Ia memiliki kakak perempuan yang lima tahun lebih tua tapi ia...mati” jawab Kepala sekolah *miris banget hidup Jaejoong disini*. “Hal Ini...Bagaimana terjadi?” tanya Soohyun. “Rumah mereka terbakar, tampaknya anak itu yang menyebabkannya” jawab Kepala sekolah, Soohyun terkejut..
Dikelas, Yoochun, Changmin, Junsu serta Yunho duduk dan makan bersama. “Tampaknya guru telah benar-benar memilih Hyung” kata Changmin. “Apa?” tanya Yoochun. “Ya, guru selalu membenci Hyung, menemukan kesalahan hyung” kata Junsu. “Hei, hanya dengan menatapnya, dia begitu kurus seperti sendok” komentar Yoochun. “Hei! Mungkin karena ini pertama kalinya, tapi tidak peduli apa,ia mencoba yang terbaik dalam segala hal” kata Yunho. Lalu Yoochun mengalihkan pembicaraa dengan mengajak mereka semua bermain basket setelah kelas, mereka semua setuju.
Lalu Soohyun masuk kedalam kelas, ia bertanya pada Yunho dimana Jaejoong. Yunho menjawab kalau Jaejoong pergi. Soohyun mengerti.
Kembal pada Yoochu, Changmin, Junsu dan Yunho. “Tampaknya Guru sangat peduli terhadap Kim Jaejoong” kata Junsu. “Itu karena dia murid pindahan” komentar Yoochun yang langsung memikirkan sesuatu.
Soohyun sekarang berada diatap sekolah, ia melihat Jaejoong tengah memberi makan seekor anjing kecil, Soohyun menghampiri Jaejoong. “Anjing yang benar-benar cantik” kata Soohyun. Jaejoong bangkit dari duduknya. “Bukankah aku memintamu untuk datang kekelas, kenapa kau tidak datang?” tanya Soohyun. “Apa mungin guru membutuhkan seorang pria?” tanya Jaeoong. “Apa?” tanya Soohyun bingung. “Jangan selalu diam-diam mengikutiku, ketika seorang guru perempuan melakukan itu, pikiran aneh akan muncul” kata Jaejoong, Soohyun bingung.
 
Lalu Soohyun tanya siapa orang-orang yang waktu itu sepertinya mereka mengganggunya. Jaejjong menjawab kalau Soohyun tidak perlu khawatir. Soohyun memanggil Jaejoong, tapi Jaejoong langsung memotongnya dengan berkata “Jika kau tidak ingin ditinggalkan, maka kau harus memberikan kepada orang lain terlebih dahulu”. Jaejoong pergi meninggalka Soohyun. “Mari kita bicara, Jika tidak nyaman sekarang, katakan padaku nomor ponselmu” kata Soohyun. “Aku tidak punya barang seperti itu” kata Jaejoong.
Yoochun baru saja turun dari tangga ia membawa sebuah buku dan bola  ditangannya, lalu ia dan Jaejoong berpapasan, Jaejoong dan Yoochun saling menyenggolkan bahu mereka, barang-barang yang dibawa Yoochun jatuh ke lantai semua. Jaejoong yang tak peduli hendak pergi.
 
“Yaaa! Kim Jaejoong!” panggil Yoochun, Jaejoong menoleh, mereka saling berhadapa. “Tidak bisakah kau meminta maaf?” tanya Yoochun, Jaejoong tersenyum mencibir dan hendak pergi, Yoochun menarik bahu Jaejoong sehingga mereka berhadapan lagi. “Apakan siswa yang diskor 2 tahun lebih baik daripada siswa yang diskors 1 tahun?” tanya Jaejoong *dua-duanya ga baik oppa*. “Kau brengsek” kata Yoochun meraih kerah baju Jaejoong.
 
“Park Yoochun, apa yang kau lakukan?” tanya Soohyun tiba-tiba datang. “Jangan mengganggu Guru, ini adalah masalah kami” kata Yoochun. “Lepaskan, bukankah aku berkata padamu untuk merubah kelakuanmu? Lepaskan, sekarang!” kata Soohyun,
 
Yoochun dengan berat hati melepaskan Jaejoong, sedangkan Jaejoong tersenyum sinis. Soohyun mendekati Yoochun, tapi Yoochun malah pergi meninggalkannya.
Kemudian dilapangan basket, Yoochun dan Jaejoong bermain basket bersama teman-temannya, gadis-gadis bersorak karena Yoochun. Saat Yoochun membuat satu lemparan dan itu berhasil Yoochun langsung tebar pesona kepada gadis-gadis itu dengan menyalami mereka secara cepat, Jaejoong yang melihatnya sedikit kesal, Jaejoong mendribel bolanya, lalu melemparnya dan masuk. Yoochun dan jaejoong menjadi Rival dalam permainan ini.
Soohyun datang ke lapangan basket, ia berdiri didekat Yi Soo dkk, Soohyun bertanya pada mereka bukankah mereka harus belajar sekarang. Tapi Yi Soo dkk tidak peduli dan tetap bersorak. “Park Yoochun!” panggil Soohyun yang kebetulan Yoochun sedang mendribel bola didekatnya, Yoochun berhenti. “Jika nilai mu tidak 30 point lebih tinggi saat ini, kau tidak akan bisa masuk perguruan tinggi, kau tahu kan?” tanya Soohyun, Yoochun tersenyum. “Kau sudah di belakang orang lain, sehingga kau tidak bisa mengulang kelas lagi” kata Soohyun. “Kau tidak perlu khawatir (Yoochun senyum nyolot minta digetok, hahaha)..apakah orang lain pergi ke universitas atau tidak” kata Yoochun.
Kemudian Jaejoong berjalan mendekat kearah Yoochun dan mengambil bolanya, lalu bolanya ia lempar lagi pada Yoochun dan Jaejoong pergi. Soohyun memanggil Jaejoong.
 
Yoochun melihatnya dengan miris dan tersenyum menggambarkan kekesalannya. Yoochun membanting bola basketnya.
Lalu Yoochun malah mengajak teman-temannya termasuk Yi Soo dkk untuk pergi keluar bersama. Yi Soo dkk menggandeng tangan Yoochun.
Ternyata Yoochun dkk pergi Karaoke, Changmin dan Junsu menyanyi bersama gadis-gadis itu, sedangkan Yoochun duduk bersebelahan dengan Yi Soo. “Aku pacar Oppa mulai hari ini” kata Yi Soo merangkul lengan Yoochun. “Jangan main-main” kata Yoochun melepaskan rangkulan Yi Soo *mamam tuh*. Setelah itu Yoochun berkata dia ingin keluar untuk mencari udara segar.
Dilain tempat, Jaejoong masih mengenakan seragam sekolahnya, ia sedang berjalan sendirian.  Soohyun mengikuti Jaejoong dari belakang. Saat Jaejoong berhenti dan duduk. Soohyun langsung sembunyi di balik pohon. Soohyun mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang.
Kembali ke tempat Karaoke, Ponsel Yoochun tertinggal di meja, dan pada saat itu ada sebuah panggilan telepon dengan tag name (Istri). Yi Soo mengambil ponsel itu dan berkomentar “Wanita tak tahu malu”. “Ya!! Siapa kau?” tanya Yi Soo mengangkat teleponnya dengan nada emosi. “Siapa kau? Berani-beraninya kau menyebut dirimu sebagai istri Yoochun Oppa? Apa kau ingin mati?” hardik Yi Soo. “Yaa!! Lalu Kau siapa?” tanya Soohyun. “Aku pacar Yoochun Oppa” jawab Yi Soo. “Mwo? Pacar?” kata Soohyun mencibir. “Kau seorang siswa kan? Tahun dan kelas berapa? Kau minum alkohol kan? Dimana kau sekarang?” tanya Soohyun panjang lebar. “Kami berada di Noraebang, datang sekarang ayo kita bertanding, ayo kita lihat siapa yang benar-benar istri Yoochun Oppa” kata Yi Soo.
“Apakah kau...Yoon Yi Soo?” tanya Soohyun. “Ya, aku Yoon Yi Soo, Siapa kau?” tanya Yi Soo. Soohyun langsung menutup teleponnya. “Kedengarannya seperti guru kami? Tidak mungkin” kata Yi Soo
Jaejoong kembali berjalan, Soohyun mengikutinya lagi. Jaejoong dan Soohyun sekarang berada di super market. “Mengapa kau selalu mengikuti ku? Bukankah seharusnya kau mencari pacarmu?” tanya Jaejoong. “Hah?” Soohyun bingung. “Pacarmu tampaknya main-main” kata Jaejoong, kemudian Jaejoong mengambil sesuatu dan menyembunyikannya di kantong celana, Jaejoong memperhatikan ahjumma penjaga kasir, Soohyun sedikit terkejut dengan ulah Jaejoong yang mengutil. “Apa kau mengerti sekarang? Aku benar-benar orang semcam ini” kata Jaejoong. Kemudian Jaejoong menarik tangan Soohyun dan berlari meninggalkan super market itu. Ahjumma penjaga kasir hanya bisa melihat.
Sementara itu Yoochun sedang berdiri bersandar pada tembok. Wajahnya tampak frustasi. “Siapa ini ‘Istri’? Apa dia benar-benar pacarmu?” tanya Yi Soo menyodorkan ponsel Yoochun.
 
“Mengapa kau menjawab telepon orang lain?” tanya Yoochun seraya mengambil ponselnya. “Apa dia pacarmu atau bukan?” tanya Yi Soo. “Aku tidak yakin” jawab Yoochun memasukan ponsel ke kantong celana.
Secara tiba-tiba, Yi Soo mencium Yoochun *tapi kayanya ga kena, Cuma trik kamera doang*. Yoochun dengan reflek mendorong Yi Soo. “Apa yang kau pikir kau lakukan?” tanya Yoochun emosi. “Oppa kau milikku, aku membuat tanda ku” jawab Yi Soo, Yoochun mengelap bibirnya dan beranjak pergi, tapi Yi Soo menahan lengan Yoochun.
Lalu dari belakang ada beberapa pria yang memanggil Yi Soo “Yoon Yi Soo”. Yi Soo berdiri di belakang Yoochun, ketiga pria itu mendekati Yoochun dan Yi Soo. “Cukup bagus pemandangan disini seorang pelacur dan seorang siswa yang telah ditangguhkan selama 2 tahun” kata orang itu. “Kau mengenal mereka?” tanya Yoochun pada Yi Soo. “Tidak” jawab Yi Soo yang bersembunyi dibelakang Yoochun. “Kau tidak mengenali aku?” tanya salah seorang itu. “Aku ingat kau mengikutiku setiap hari” kata orang itu mencengkram tangan Yi Soo, Gadis itu menangis, Yoochun menepis tangan pria itu, Yoochun meminta pria itu untuk membiarkan Yi Soo, pria itu marah dan tanya siapa Yoochun berkata seperti itu. Pria itu melayangkan tinjunya ke arah Yoochun. Yoochun yang merasa di serang akhirnya membalas dan terjadilah sebuah perkelahian.
Tak lama kemudian, Junsu, Changmin dan yang lain-lainnya muncul menengahi. “A..a..apa yang terjadi?” tanya Junsu. Kemudian Guru Kim dan Guru Olahraga yang berada di TKP melihat Changmin yang sedang mencoba menendang pria-pria itu. “Hei..hei..hei..! apa yang kalian lakukan?”.
Soohyun kembali ke Super market, ia meinta maaf dan mengembalikan semua barang yang dicuri Jaejoong. Soohyun mengutarakan penyesalannya pada ahjumma itu.
Soohyun mendapat telepon dari Guru Kim. Soohyun mengetahui semuanya tentang perkelahian Yoocun di Noraebang. Sedangkan Yoochun hanya bisa pasrah.

*To be Continue part 2 di bulan September....

~Always Keep The Faith~


4 cassie berceloteh:


syaoran mengatakan...
haha.. giliran uri leader yang dibully sekarang.. mana muncul sdikit.. kasian.. kasian..
Dika mengatakan...
Lanjuttt,,,, Suka deh. hehe,,,
Sakura21 mengatakan...
iya kasiman,,kasiman,,,emang dia aja yg bs ngebully junsu,,,wkwkwk
april mengatakan...
walau yunho numero uno di bully, dia tetep tampan ko, hahahahahaha